Selamat Datang di
Website Himpunan Keluarga Maula Aidid

Al-Imam Muhammad Maula Aidid mendirikan rumah dan masjid kecil di lembah Aidid. Tidaklah orang-orang datang ke lembah tersebut kecuali untuk melaksanakan shalat jum’at atau berziarah kepada para Ahli Khair dan para Sholihin.

Suatu Ketika Al-Imam ditanya oleh beberapa orang : “Wahai Imam mengapa engkau mendirikan sebuah masjid yang juga dipakai untuk shalat jum’at sedangkan dilembah ini tidak ada penghuninya”.. Lalu beliau menjawab :” Nanti akan datang suatu zaman yang mana di zaman tersebut banyak sekali ummat yang datang kelembah ini dan bertabaruk “.

Untitled Document

Mutiara Hikmah

T A M U

Jangan biasakan menutup pintu dengan tujuan biar tidak ada tamu.....  

 

Ada seorang perempuan mengeluh kepada Rasulullah SAW karena perilaku suaminya.

Suaminya selalu mengundang orang-orang datang ke rumahnya dan menjamunya sehingga tamu-tamu tersebut menyebabkan sang istri menjadi repot dan merasa kelelahan.

Namun ia tidak mendapatkan jawaban apa pun dari Rasulullah SAW tentang hal itu.

Setelah beberapa waktu ...

Rasulullah SAW pergi ke rumah suami-istri tersebut, Rasulullah SAW berkata kepada sang suami, "Sesungguhnya aku adalah tamu di rumahmu hari ini."

Betapa bahagianya sang suami demi mendengar ucapan Rasulullah SAW tersebut, maka dia segera menghampiri istrinya untuk mengabarkan bahwa tamu hari ini adalah Rasulullah SAW.

Si istri pun merasa bahagia karena kabar tersebut, dia pun segera memasak makanan yang lezat dan nikmat.

Dia melakukan hal tersebut dengan penuh rasa bahagia di dalam hatinya.

Ketika Rasulullah SAW akan pergi dari rumah itu, beliau berkata kepada sang suami :

 

قال للزوج عندما أخرج من بيتك دع زوجتك تنظر إلى الباب الذي أخرج منه

 

Rasulullah SAW berkata kepada sang suami, "Ketika aku akan keluar nanti dari rumahmu, panggil istrimu dan perintahkan dia untuk melihat ke pintu tempat aku keluar."

 

Maka sang istri melihat Rasulullah SAW keluar dari rumahnya diikuti oleh binatang-binatang melata, seperti kalajengking dan berbagai binatang yang berbahaya lainnya dibelakang Rasulullah SAW

Terkejutlah sang istri dengan apa yang dilihat di depannya.

 

فقال لها رسول الله هكذا دائما عندما يخرج الضيوف من بيتكِ يخرج كل البلاء والضرر والدواب من منزلكِ

 

Maka Rasulullah SAW bersabda, "Seperti itulah yang terjadi setiap kali tamu keluar dari rumahmu, maka keluar pulalah segala bala, bahaya dan segala binatang yang membahayakan dari rumahmu."

Maka inilah hikmah memuliakan tamu dan tidak berkeluh kesah karena kedatangannya.

Rumah yang banyak dikunjungi tamu adalah rumah yang dicintai Allah.

Begitu indahnya rumah yang selalu terbuka untuk anak kecil orang dewasa apalagi saudara kita.

Rumah yang di dalamnya turun rahmat dan berbagai keberkahan dari langit.

 

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إذا أراد الله بقوم خيراً أهدى لهم هدية.

 

Rasulullah SAW bersabda, "Jika Allah menginginkan kebaikan terhadap satu kaum, maka Allah akan memberikan hadiah kepada mereka."

Para sahabat bertanya, "Hadiah apakah itu,  ya Rasulallah ?"

 

 قال : الضيف ينزل برزقه، ويرتحل بذنوب أهل البيت ".

 

Rasulullah SAW bersabda, "Tamu akan menyebabkan turunnya rezeki untuk pemilik rumah dan  menghapus dosa-dosa penghuni rumah."

 

وقال صلى الله عليه وسلم : كل بيت لا يدخل فيه الضيف لا تدخله الملائكة ".

 

Rasulullah SAW bersabda,

"Rumah yang tidak dimasuki tamu (tidak ada tamu), maka Malaikat Rahmat tidak akan masuk kedalamnya."

 

 وقال صلى الله عليه وسلم : " الضيف دليل الجنة ".

 

Rasul Saw bersabda

 "Tamu adalah penunjuk jalan menuju surga."

 

وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه

 

Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya."

 

Kiriman WA. Dari Noor Shahab .


P E S A N A L A M

Kalau ingin menangkap ayam,    jangan dikejar nanti kita akan lelah dan ayampun makin menjauh. Berikanlah ia beras dan makanan, nanti dg mudah ia datang dengan rela.

 

Begitulah Rejeki, melangkahlah dg baik, jangan terlalu kencang mengejar, ngotot memburu. nanti kita akan lelah tanpa hasil.  Keluarkan lah sedekah, nanti *Rezeki akan datang menghampir tepat waktu.

 

Kalau ingin memelihara kupu-kupu,

Jangan tangkap kupu-kupunya,

pasti ia akan terbang.

 

Tetapi tanamlah bunga. 

Maka kupu-kupu

akan datang sendiri

dan membentangkan sayap-sayapnya yang indah.

 

Bahkan bukan hanya kupu-kupu yang datang,

tetapi kawanan yang lain juga datang :

lebah,

capung.

dan lainnya,

juga akan datang

menambah warna warni keindahan.

 

Sama halnya dalam kehidupan di dunia ini.

Ketika kita menginginkan

Kebahagiaan dan Keberuntungan,

Tanamkan kebaikan demi kebaikan, kejujuran demi kejujuran,

Maka kebahagiaan dan keberuntungan akan datang karena dianugerahkan oleh Allah.

Oleh karena itu,

selagi kita masih diberi hidup,

mari kita membangun taman-taman bunga kita, 

bunga kebajikan dan bunga kejujuran.

 

Kiriman WA dari Noor Shahab


Nasehat Emas dari Imam Syafi'i

  1.  "Bila kamu tak tahan penatnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan"  ( Imam Syafi’i )
  2.  "Jangan cintai orang yg tidak mencintai Allah, kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu"  ( Imam Syafi’i )
  3. "Barangsiapa yang menginginkan husnul khatimah, hendaklah ia selalu bersangka baik dengan manusia" ( Imam Syafi’i )
  4.  "Doa disaat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran"( Imam Syafi’i )
  5.  "Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat" ( Imam Syafi’i )
  6.  "Siapa yang menasehatimu secara sembunyi-sembunyi, maka ia benar-benar menasehatimu. Siapa yang menasehatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu"  ( Imam Syafi’i )
  7.  "Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafan sedang di tenun" ( Imam Syafi’i )
  8.  "Jadikan akhirat dihatimu, dunia ditanganmu dan kematian dipelupuk matamu"(Imam Syafi'i)
  9. "Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku, diamku dari orang hina adalah  jawaban. Bukanlah artinya aku tidak mempunyai jawaban, tetapi tidak pantas bagi singa meladeni anjing"  ( Imam Syafi’i )
  10. "Amalan yang paling berat diamalkan Ada 3 (tiga).:
    1. Dermawan saat yang dimiliki sedikit.
    2.  Menghindari maksiat saat sunyi tiada siapa-siapa.
    3. Menyampaikan kata-kata yang benar dihadapan orang diharap atau ditakuti" (Imam Syafi'i)
  11.  "Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kemeralatannya, sehingga orang lain menyangka bahwa dia berkecukupan karena dia tidak pernah meminta" ( Imam Syafi’I )
  12. "Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang lain mengira bahwa ia merasa ridha" ( Imam Syafi’I )
  13. "Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengira bahwa ia selalu senang" ( Imam Syafi’I )
  14. "Apabila engkau memiliki seorang sahabat yg membantumu dalam ketaatan kepda Allah, maka genggam eratlah ia, jangan engkau lepaskan. Karena mendapatkan seorang sahabat yang baik adalah perkara yang sulit, sedangkan melepaskannya adalah perkara yang mudah" ( Imam Syafi’I )Kiriman WA dari HB Zacky bin Syech Abubakar


Rasulullah S.A.W. membekali Ibnu Abbas dengan bekal akhirat

Jagalah Allah,
Niscaya Dia akan menjagamu,
Jagalah Allah,
Niscaya kamu mendapati-Nya dihadapanmu ( dengan pertolongan-Nya )
Kenalillah Allah ketika senang,
Maka Dia akan mengenalmu ketika susah.
Jika kamu meminta,
Mintalah kepada-Nya.
Ketahuilah,
Seandainya semua manusia bersepakat untuk memberimu suatu manfaat,
Niscaya mereka tidak akan dapat melakukannya,
Kecuali terhadap apa yang ditetapkan Allah untukmu.
Dan seandainya mereka bersepakat untuk menimpakan marabahaya atasmu,
Niscaya mereka tidak akan dapat melakukannya
Kecuali pada apa yang telah ditetapkan Allah atas dirimu.
Pena telah diangkat dan lembaran catatan telah kering
( At-Tarmidzi )
 


Sifat

Sebaik-baik kekayaan adalah kaya jiwa ;
Sebaik-baik perbekalan adalah taqwa ;
Sejahat-jahat buata adalah buta hati ;
Seburuk-buruk kesalahan adalah dusta ;
Sejahat-jahat makanan adalah harta benda anak yatim ;
Seburuk-buruk usaha ialah mengusahakan riba ;
Barang siapa suka memaafkan pasti Allah pun suka pula memaafkannya ;
Dan barang siapa suka mengampuni orang maka Allah pun suka pula mengampuninya.
( Ibnu Mas'ud )


[1] 2 selanjutnya >>