Selamat Datang di
Website Himpunan Keluarga Maula Aidid

Al-Imam Muhammad Maula Aidid mendirikan rumah dan masjid kecil di lembah Aidid. Tidaklah orang-orang datang ke lembah tersebut kecuali untuk melaksanakan shalat jum’at atau berziarah kepada para Ahli Khair dan para Sholihin.

Suatu Ketika Al-Imam ditanya oleh beberapa orang : “Wahai Imam mengapa engkau mendirikan sebuah masjid yang juga dipakai untuk shalat jum’at sedangkan dilembah ini tidak ada penghuninya”.. Lalu beliau menjawab :” Nanti akan datang suatu zaman yang mana di zaman tersebut banyak sekali ummat yang datang kelembah ini dan bertabaruk “.

Berita Terbaru

UNDANGAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW. 1439 H

by MAJELIS TA'LIM DZIKRULLAH MAULA AIDID, PEKOJAN

Hari             : Ahad, 24 Desember 2017 Pukul          : 08.00 WIB s/d. Selesai Tausiah      : Al-Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf Tempat      : Yay. Dzikrullah Al Baahiroh Pulau Seribu                      Majelis Ta’lim Dzikrullah Maula Aidid                      Jl. Pengukiran Raya No. 6A RT.013/02,                      Kel. Pekojan Kec. Tambora                     ( Depan Azzawiyah, Pekojan )            Majelis Ta’lim  Dzikrullah Maula Aidid      
... Read more »

ETIKA BISNIS DALAM ISLAM

by MUHAMMAD YUSUF AIDID, S.P.d, M.Si

ETIKA BISNIS DALAM ISLAM 1 Pengertian Bisnis             Bisnis adalah kata serapan dari bahasa Inggris yaitu Bussiness. Bisnis secara etimologi yaitu selling, atau the activity of buying and selling goods and service (Cambridge Advance Learner’s Dictionary: 2013: 201). Perspektif dari pengertian tersebut bahwa bisnis sama dengan jual beli, ada penjual, pembeli, ada barang, dan ada alat transaksi
... Read more »

MARUNDA MARKAS BALATENTARA ISLAM

by ALWI SHAHAB

                          Terletak di ujung paling timur Ibukota, kelurahan Marunda menyimpan segudang misteri. Bahkan, keberadaannya lebih tua dari Kota Jakarta. Banyak peninggalan benda-benda kuno maupun kebudayaan pra sejarah di temukan di Marunda, yang sebagian besar penduduknya nelayan. Seperti gerabah-gerabah local dan keramik asing.                         Marunda sendiri, baru masuk dalam wilayah DKI Jakarta tahun 1976. Sebelumnya, wilayah yang
... Read more »